Danau Toba

Umum

Danau Toba merupakan sebuah danau yang memiliki pemandangan yang sangat indah dan luas, yaitu sekitar 1.145 km2.

Jika dibandingkan dengan danau-danau lain yang ada di Asia Tenggara, danau Toba merupakan danau yang paling luas.

Selain itu danau Toba juga memiliki kedalaman sekitar 450 meter atau merupakan danau yang paling dalam jika dibandingkan dengan danau di negara-negara lain di dunia.

Danau Toba sebenarnya adalah bekas kawah dari letusan gunung terbesar di dunia yang akhirnya berubah menjadi danau vulkanik. Di tengah dari danau Toba terdapat sebuah pulau yang disebut pulau Samosir.

Meskipun danau Toba adalah salah satu tempat tujuan wisata yang sangat terkenal di Indonesia ataupun mancanegara, namun tempat ini tidak terlalu hingar bingar sehingga tempat ini sangat cocok bagi seseorang yang ingin berlibur di tempat yang sejuk dan memiliki pemandangan yang sangat indah.

 

Sejarah

toba lakeProses peristiwa  terjadinya danau Toba terjadi melalui peristiwa meletusnya gunung berapi yang memuntahkan sekitar 2.800 km kubik bahan vulkanik pada sekitar 75 ribu tahun yang lalu.

Debu vulkanik yang berasal dari dalam perut bumi disebut bisa mencapai 10 kilometer di atas permukaan air laut lalu berkembang dan menyebar yang menyebabkan separuh wilayah bumi menjadi tertutup.

Peristiwa meletusnya gunung berapi yang sangat dahsyat tersebut diduga berhubungan erat dengan punahnya sebagian besar spesies makhluk hidup di bumi yang kemudian dilanjutkan dengan permulaan jaman es.

Sisa-sisa peninggalan dari peristiwa terjadinya letusan gunung berapi tersebut bisa dilihat dalam wujud danau Toba yang merupakan kaldera paling besar di dunia.

 

Danau Toba

Setelah melalui proses yang cukup panjang dan memakan waktu yang sangat lama, danau toba yang sebelumnya adalah kaldera yang dipenuhi oleh air kini telah berubah wujud menjadi tujuan wisata dengan danau yang memiliki panorama alam yang sangat indah.

Danau toba mampu mengundang decak kagum dan memikat hati para wisatawan yang mengunjunginya, ditambah ketika menikmati pemandangan pulau Samosir yang terletak di tengah danau Toba.

Di sekitar danau Toba terdapat pemandangan alam yang sangat mengagumkan dimana anda bisa menemukan beberapa air terjun yang akan membuat anda terpesona.

Selain itu masih ada hutan pinus yang rindang di daerah sekitar danau Toba. Anda juga bisa mengunjungi Tanjung Unta yang merupakan obyek wisata yang ada di pinggiran Danau Toba.

Obyek wisata ini diberi nama tanjung unta karena memiliki daratan yang terlihat seperti punggung unta yaitu menjorok ke danau.

Anda juga bisa menikmati pemandangan danau Toba dari atas ketinggian dengan cara mendaki gunung. Selain itu anda juga bisa berenang menikmati kesegaran air atau naik perahu layar layar.

Masyarakat Batak merupakan penduduk mayoritas dan asli di daerah danau Toba. Anda akan merasa sangat nyaman karena masyarakat Batak dikenal mudah bergaul dan ramah terhadap wisatawan.

 

Kegiatan

Anda bisa melakukan berbagai macam kegiatan yang anda sukai di tempat ini. Di Parapat banyak tersedia berbagai fasilitas untuk berenang, mengendarai motor boat, bermain ski air, memancing, menaiki kano, hingga bermain golf.

Dari Parapat anda bisa melihat bunga pointetties, bougenvil, dan honey suckle yang akan selalu berbunga sepanjang tahun sambil berjalan-jalan santai di bukit Sungai Naborsahon.

Banyak wisatawan yang menghabiskan waktunya di tempat ini dengan menyewa perahu layar untuk mengelilingi danau tersebut atau berenang di dalam danau yang sangat besar tersebut.

Iklim di daerah ini cukup sejuk dan kering sehingga anda tidak perlu merasa khawatir kalau kulit anda menjadi terbakar. Bahkan tempat ini dikenal sebagai tempat yang sangat cocok untuk bersantai sambil menikmati pemandangan alam yang sangat mengagumkan.

Cara yang paling sempurna untuk menikmati pemandangan alam di tempat ini adalah pada saat matahari terbenam. Pemandangan yang sangat indah tersebut sepertinya belum lengkap jika tidak diabadikan bersama seseorang atau keluarga yang anda sayangi.

Masyarakat Batak meyakini bahwa danau Toba merupakan tempat tinggal bagi tujuh dewi nenek moyang Suku Batak  (namborru) dan memiliki sejarah magis.

Masyarakat Batak harus meminta izin dan berdoa terlebih dahulu dari Namborru jika  mereka ingin mengadakan upacara di wilayah sekitar danau.

Saat yang terbaik untuk bisa melihat upacara tradisional Batak ini bisa dilihat pada saat upacara penghormatan nenek moyang Danau Toba yaitu Pesta Masyarakat Danau Toba tahunan.

Festival ini merupakan acara perayaan kebudayaan Batak yang menampilkan upacara tradisional, nyanyian, acara olah raga, dan tarian Batak. Selain itu acara ini diadakan satu tahun sekali pada saat Pesta Rakyat Danau Toba.

Anda juga bisa berjalan-jalan ke pedalaman di Samosir lalu menjelajahi dua danau yang lebih kecil  yaitu Danau Aek Natonang dan Sididhoni.

Jika anda masih ingin menikmati suasana yang lain maka cobalah untuk menjelajahi pedalaman dengan melakukan trekking ke dataran tinggi.

Demi keamanan dan keselamatan anda maka sebaiknya bertanyalah terlebih dahulu pada masyarakat setempat atau pihak hotel mengenai rute dan kondisi jalan yang akan anda tempuh.

Di sini anda bisa melihat perbedaan arsitektur rumah Batak Toba yang majemuk dan yang tradisional. Anda bisa mengunjungi desa tradisional di Pulau Samosir, yaitu Desa Tomok jika anda sangat menyukai tempat wisata yang penuh dengan nuansa tradisional.

Di tempat ini anda bisa mengetahui mengenai adat istiadat masyarakat setempat beserta sejarahnya dengan mengunjungi komplek pemakaman Raja Sidabutar. Di tempat ini anda bisa melihat sketsa batu yang unik.

Jika anda ingin mengenal lebih dekat mengenai kehidupan masyarakat suku Batak maka berkunjunglah ke desa tradisional Jangga penghasil kain ulos yang berjarak kurang lebih 24 km dari Parapat.

Anda juga bisa mengunjungi Wisma Soekarno yang berada di tepi danau Toba. Bangunan yang berwarna putih ini merupakan tempat di mana ir. Soekarno atau presiden pertama RI diasingkan.

 

Akomodasi

Di Parapat anda bisa menemukan banyak villa, bungalow, guesthouse dan hotel. Sedangkan di  Samosir anda juga bisa menemukan banyak hotel yang mempunyai banyak pilihan harga .

Tuk Tuk memiliki fasilitas yang nyaman dan merupakan lokasi yang sangat strategis untuk menjelajahi pulau sekitar.

 

Kuliner

Jangan khawatir akan kelaparan di tempat ini karena anda bisa menemukan ikan pora-pora yang dijajakan dalam keadaan kering ataupun segar di danau Toba.

Ikan pora-pora diolah dengan cara digoreng dengan menggunakan tepung yang renyah lalu diberi tambahan mayones pedas manis. Harga 1 porsi ikan pora-pora goreng tepung (6 ekor) adalah Rp 35.000,- sedangkan sup ikan dijual dengan harga Rp 30.000,-

Masyarakat Batak dikenal memiliki berbagai macam pilihan kuliner tradisional yang nikmat misalnya ikan arsik. Ikan air tawar yang berasal dari dalam Danau Toba dikenal renyah dan memiliki cita rasa yang gurih misalnya nila, gurami, ikan mas, dan ikan mujair.

Penduduk Silalahi di pinggir Danau Toba mempunyai makanan khas yaitu Bubur sitohap. Bubur ini mempunyai banyak kesamaan dengan jenis bubur lain yang menggunakan beras sebagai bahan utama, kemudian ayam, bawang putih, bawang merah, kemiri, jahe dan bumbu khas orang Batak, yaitu andaliman.

Yang membuat bubur ini berbeda dengan jenis bubur lainnya adalah karena bubur ini menggunakan daun sitohap sehingga bubur ini dinamakan dengan bubur sitohap. Daun sitohap sendiri bisa ditemukan di di hutan liar di area pegunungan Danau Toba.

Daun bisa diawetkan sehingga bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama. Pada umumnya masa pengolahan bubur ini bisa memakan waktu sekitar 5 jam.

 

Belanja

Anda bisa membeli berbagai macam pilihan oleh-oleh seperti gantungan kunci dan T-shirt di Parapat. Selain itu masih ada pasar tradisional yang digelar 2 kali dalam seminggu yang menjual pakaian, sayur-sayuran, dan buah-buahan.

Di sekitar danau Toba anda bisa menemukan berbagai macam penjual cinderamata, seperti gitar khas Batak yang terbuat dari, kayu kalendar Batak kuno dengan tulisan asli Batak, dan masih banyak souvenir unik lain yang bisa anda temukan di tempat ini.

Cobalah untuk berbelanja di Samosir jika anda ingin mendapatkan oleh-oleh yang bersifat antik dan unik. Selain itu anda juga bisa membeli kain ulos di desa tradisional Jangga. Di tempat ini anda bisa melihat langsung proses pembuatan kain ulos yang terkenal memiliki hasil tenun dan motif yang halus.

Kain ulos didominasi oleh warna hitam, merah, dan putih yang biasanya ditenun dengan benang yang berwarna perak dan emas. Kain ulos terdiri dari banyak jenis, misalnya ragiidup, bintang maratur, sadum, sibolang, mangiring, dan ragihotang.

 

Berkeliling

Anda bisa berkeliling dan menjelajahi tempat wisata ini dengan menyewa sepeda atau sepeda motor. Namun jika anda berada di Samosir, anda bisa menyewa mobil untuk mengelilingi daerah tepi pulau.

Dari puncak tertinggi pulau anda bisa melihat pemandangan yang sangat sangat indah, yaitu danau Toba. Namun sayangnya anda harus melewati jalan yang berliku-liku dan tidak beraspal terlebih dahulu.

Jika anda menginap di desa yang terkenal di Samosir, yaitu Tuk Tuk maka sebaiknya anda berjalan kaki karena anda bisa bersantai sambil menikmati pemandangan alam dengan lebih lama.

 

Obyek wisata

Air terjun Sigura-gura

Air terjun Sigura-gura dikenal sebagai Arena Arung Jeram Tingkat Internasional dan sumber Pembangkit Listrik Tenaga Air.

 

Pusat Perbelanjaan Nasional

Gedung perbelanjaan ini terletak di pusat Balige dan terlihat seperti sederetan Rumah Tradisional dengan arsitektur Batak yang dihiasi oleh ornamen khas Batak.

 

Pantai Ajibata

Pantai Ajibata berfungsi sebagai pintu gerbang dan sebagai tempat untuk singgah jika naik kapal dengan tujuan ke Samosir. Untuk menuju ke Ajibata anda membutuhkan waktu sekitar setengah jam dari Samosir.

 

Tomok

Tomok merupakan gerbang bagian Timur dari Pulau Samosir. Di tempat yang banyak dkunjungi oleh wisatawan lokal dan mencanegara ini anda bisa menemukan berbagai objek wisata dan atraksi-atraksi yang menarik seperti Makam Raja Sidabutar, Rumah Tradisional Siallagan, Sigale-gale, Pertunjukan Tari Tradisional dan Batu Kursi.

 

Makam Sisingamangaraja

Makam Sisingamangaraja terletak di Pagar Batu Balige. Sisingamangaraja merupakan salah satu pahlawan tanah Batak yang telah ikut membantu perjuangan Indonesia dalam meraih kemerdekaannya.

 

Pusuk Buhit

Bagi orang Batak Pusuk Buhit yang berada di ketinggian 4000 m dari permukaan air laut memiliki nilai kebudayaan yang tinggi. Orang Batak meyakini bahwa Pusuk Buhit adalah tempat pemukiman nenek moyang orang Batak yang diturunkan dari langit oleh Tuhan Yang Maha Esa (Mula Jadi Nabolon).

Orang batak meyakini bahwa Siraja Batak merupakan manusia yang pertama kali diturunkan di Pusuk Buhit atau nenek moyang dari orang Batak yang pada akhirnya menyebar ke seluruh dunia.

Pusuk Buhit memiliki panorama dan pemandangan pegunungan yang sangat indah. Anda bisa menikmati pemandangan di kaki Pusuk Buhit yang dikenal sebagai Tempat Asal Usul Orang Batak dengan berdiri pada Puncak Pusuk Buhit.

Di tempat ini ada Rumah Tradisional yang dibangun untuk mengingatkan kita akan nilai-nilai sejarah budaya Batak.

 

Pulau Tulas

Setelah bepergian melalui kapal atau menaiki Gunung Pusuk Buhit anda bisa melihat sebuah pulau kecil yang belum disentuh oleh manusia yang dinamakan Pulau Tulas yang berada di sebelah barat Kota Pangururan.

 

Pemandian Air Panas Pangururan

Pemandian Air Panas Pangururan terletak pada kaki Pusuk Buhit yang bersumber dari kaki gunung. Airnya panas dan mengandung belerang yang diyakini mampu mengatasi berbagai macam keluhan penyakit kulit.

 

Museum Balige dan Arjuna (berada di Laguboti)

Dolok Tolong adalah sebuah gunung terkenal di Balige. Menurut sejarahnya Puncak gunung Dolok Tolong ini digunakan Pahlawan Sisingamangaraja sebagai tempat peristirahatan selama perjuangannya melawan kolonial Belanda.

 

Rumah Budaya Jangga Dolok

Daerah pemukiman rumah batak yang disertai dengan Ornamen Batak Asli Tradisional dapat dijumpai di Jangga Dolok sekitar 38 km dari kota Balige. Rumah Tua Jangga Dolok berumur sekitar 200 tahun telah dihuni oleh 8 generasi sampai sekarang.

Disamping itu kita akan mendapatkan bermacam corak dan warna Ulos (sejenis pakaian adat hasil buatan tangan), kita dapat melihat penduduk setempat membuat atau menenun Ulos. Jangga Dolok berdekatan dengan lahan Pertanaian Padi, Kopi, Jagung dan Jahe serta Peternakan.

Taman Eden 100

Perjalanan 30 menit dari kota Balige kita akan menjumpai Kecamatan Lumban Julu, suatu daerah yang penuh dengan kekayaan alam yang terdapat pada lokasi wisata di Taman Eden 100.

Taman Eden 100 mempunyai 100 jenis pohon buah-buahan yang bisa dikonsumsi oleh manusia. Tempat wisata ini digolongkan kepada Agro dan Eko Wisata.

Disamping terdapat 100 jenis pohon buah-buahan, juga terdapat tempat menarik lainnya seperti : Panjat Gunung, Air Terjun Tingkat 7 (tujuh), Rumah Tarzan, Goa Kelelawar, Harimau dan bermacam-macam jenis Anggrek yang belum diketahui jenisnya dan tersedia juga tempat untuk Camping.

 

Gua Sangkal

Gua Sangkal ini digunakan sebagai tempat menganyam tikar, khususnya pada malam hari. Tempat ini sudah tidak asing lagi bagi para wisatawan.

 

Pulau Tao

Pulau Tao adalah sebuah pulau kecil yang membutuhkan 5 menit perjalanan dari desa Simanindo, pulau ini sudah mempunyai restoran,rest house, penginapan dan sangat cocok untuk tempat istirahat, pulau ini ditawarkan sebagai tempat berinvestasi.

 

Tuktuk Siadong

Tuktuk Siadong juga dianggap sebagai rumah bagi wisatawan, segala pelayanan untuk wisatawan dapat dipenuhi dimana-mana, seperti : Hotel, Restoran, Diskotik, Night Club.

Tuktuk Siadong dapat dicapai dengan menyeberangi Danau Toba dari Tiga Raja atau Ajibata melalui ferri atau kapal. Penyeberangan dapat dilaksanakan setiap jam dan kegiatan masyarakat sehari-harinya berhubungan dengan kepariwisataan seperti menjual souvenir-souvenir di tempat objek wisata.

 

Cara menuju Danau Toba

Medan termasuk salah satu kota di Indonesia yang menjadi pintu gerbang internasional. Banyak rute penerbangan yang setiap hari tersedia dari Medan menuju ke semua kota-kota besar di Indonesia begitu pula dengan penerbangan internasional dari Medan ke Thailand, Singapura dan Malaysia.

Untuk mencapai danau Toba, anda bisa menuju Parapat dari kota Medan dengan lama perjalanan kurang lebih 6 jam jika menggunakan transportasi bis. Jarak antara kota Medan dan Parapat sendiri adalah 176 km.

Ada dua rute bis yang bis anda pilih untuk menuju parapat, yaitu rute Medan-Parapat atau melalui Medan-Berastagi dengan biaya sekitar Rp 30 ribu.

Anda juga bisa memilih untuk menggunakan jasa taksi ber-AC menuju ke Parapat dari Medan dengan biaya sekitar Rp 65 ribu untuk satu kali jalan yang kemungkinan akan membutuhkan waktu 4 jam untuk sampai di tujuan. Agen perjalanan wisata di Medan biasanya juga menyediakan jasa persewaan mobil plus driver.­­­

Jika anda menggunakan pesawat terbang menuju ke Medan maka begitu tiba di bandara pertama anda harus menggunakan kendaraan umum No 64 dengan harga Rp. 3.000 per orang menuju ke terminal Bus Amplas.

Setelah tiba di terminal Amplas anda bisa menggunakan bis yang menuju Parapat dengan harga sekitar Rp 22.000 per orang.

Jika anda tidak mau direpotkan dengan banyaknya kendaraan umum yang harus digunakan maka anda bisa menggunakan alternatif lain yaitu menggunakan jasa taxi atau menyewa mobil dengan harga sekitar Rp. 450.000 nett (sudah termasuk bahan bakar dan jasa sopir).

Anda juga bisa menggunakan alternatif lain dengan angkutan kereta api menuju Tebing Tinggi atau Pematang Siantar. Jika anda menggunakan opsi ini maka anda akan disuguhi oleh panorama alam yang sangat indah. Setelah tiba di tempat tujuan anda bisa menggunakan jasa taxi untuk melanjutkan perjalanan.

Pemandangan eksotis lain akan anda dapatkan ketika anda menaiki ferry menuju pulau samosir, suasana yang memberikan ketenangan batin. Selama perjalanan anda bisa menikmati jajanan yang banyak dijajakan oleh pedagang asongan yang ramah.

Kemudian perjalanan anda akan dilanjutkan dari Parapat menuju pulau samosir dengan menaiki kapal feri dengan biaya Rp 7.000 per orang. Kapal feri ini sendiri tersedia dari jam 9 pagi hingga jam 5 sore yang beroperasi tiap 90 menit.

Kapal feri ini akan membawa anda menuju ke Tuktuk Siodang dan desa tradisional Tomok di pulau Samosir. Di tempat ini anda bisa menemukan banyak restoran, penginapan dan hotel yang memiliki sudut yang terbaik untuk menikmati pemandangan alam sekitar.

Selain bisa merasakan keramahan penduduk sekitar dan menikmati keindahan alam anda juga bisa melihat berbagai macam obyek wisata lain di tempat ini. Misalnya melihat kuburan batu Simando, meja batu tempat hukuman tradisional Batak (ambarita) atau bisa juga dengan berenang di kolam air panas alam.

Bila anda datang dari seberang selatan melalui Tarutang dan Bukittinggi ada bus yang bisa anda gunakan untuk menuju ke danau Toba.

 

Tips tambahan

Udara di sekitar danau Toba cukup segar dan menyejukkan sehingga sebaiknya anda sudah menyiapkan jaket dari rumah, terutama jika anda berasal dari kota yang memiliki iklim yang cukup panas.

Jika anda memilih untuk naik bus antara Parapat dan Medan maka sebaiknya pilih bus ekpress supaya waktu anda tidak terbuang percuma dan bisa samapi di tempat tujuan dengan lebih cepat.

 

« (Previous Post)
(Next Post) »


One Comment to Danau Toba

  1. Ardi Violine says:

    The Best Inpormation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

© 2014: Tujuan Pariwisata | Travel Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress